Penyakit Insomnia Yang Banyak Diderita Orang Begadang

penyakit insomniaPenyakit insomnia didefinisikan sebagai kesulitan untuk tertidur, memulai tidur atau mempertahankan tidur. Insomnia dapat berlangsung sementara (kurang dari 1 minggu) yang biasanya diakibatkan adanya stress akut.

Jangka pendek (lebih 1 minggu, tetapi kurang dari 4 minggu), dan kronik (lebih dari 4 minggu, insomnia selama minimal 3hari tiap minggu dalam waktu setidaknya sebulan).

Gangguan tidur ini juga sering dialami pasien dimensi (pikun), terutama penyakit alzheimer. Merekan tidak hanya sulit untuk tertidur, tapi juga berulang – ulang terbangun di malam hari.

Ketika pikun makin makin berat , gangguan tidur juga memberat dan pasien klinik pandawa jakarta menjadi sangat mengantuk pada siang hari. Imsomnia juga sering terjadi pada penderita Parkinson, yang mungkin mengalami mimpi yang dirasa nyata, mimpi buruk, gerakan – gerakan tungkai, sering terbangun namun sulit untuk tertidur kembali.

Penyebab Penyakit Insomnia dibagi menjadi Tiga kelompok

  1. Insomnia Biasa. Ini merupakan kesulitan tertidur yang masih umum terjadi, seperi mengantuk namun mata tak bisa terpejam, sulit tertidur jika di tengah malam terbangun.
  2. Insomnia Primer. Ini merupakan gangguan tidur yang tidak disebabkan oleh masalah kesehatan.
  3. Insomnia Sekunder. Ini adalah kesulitan tidut yang disebabkan oleh penyebab lain, misalkan masalah kesehatan seperti asma, depresi, gastroesophageal reflux disease / GERD, kanker, dan nyeri. Selain itu juga bisa disebabkan karena konsumsi obat – obatan atau subtansi lain, seperti alcohol.

Hal Yang Harus Dilakukan Pada Penderita Penyakit Insomnia

  • Membuat kualitas tidur menjadi prioritas.
  • Gunakan tempat tidur hanya untuk tidur dan aktivitas seksual atau sunat laser.
  • Tempat tidur yang nyaman dan berventilasi baik.
  • Mematikan lampu atau terlindung dari sinar terang.
  • Melakukan relaksasi selama 20 – 30 menit seperti ; mendengarkan music ringan, yoga, meditasi, dan latihan pernapasan.
  • Makan makanan yang mengandung karbohidrat dan tinggi triptofan.

Bahaya Pada Penderita Penyakit Insomnia

  • Mempercepat terjadinya penuaan kulit pada wajah.
  • Mengakibatkan resiko gejala diabetes dan hipertensi.
  • Mengurangi produksi kolagen sehinggah mempercepat keriput pada kulit.
  • Meningkatkan rasa lapar sehinggah akan membuat gemuk.
  • Pada Pria ukuran testis lebih kecil dibandingkan dengan tidur normal.
  • Pada Pria lebih rentan terkena kanker prostat.
  • Pada wanita dapat memicu terjadinya kanker payudara.
  • Pada Pria mengakibatkan kerusakan sperma.
  • Pada ibu hamil beresiko bayi lahir permatur.
  • Pada ibu hamil bisa beresiko terjadinya preeklamsia.

Hal Yang Harus Dihindari Pada Penderita Penyakit Insomnia

  • Jangan memikirkan masalah hidup atau berangan-angan.
  • Menghindari tidur siang lewat dari pukul tiga sore kebawah.
  • Ketika tidur hindari berusaha memecahkan suatu masalah.
  • Hindari pengkonsumsian minuman mengandung kafein sperti ; kopi, cola dan alcohol.
  • Berhenti merokok
  • Hindari makan terlalu kenyang dan minum (untuk mengurangi berkemih di malam hari / nocturia).
Pemeriksaan Penunjang Insomnia

Pemeriksaan penunjang yang dapat dilakukan adalah penilaian tidur pasien di laboratorium yang disebut sebagai polysomnography untuk mengetahui aktivitas otak, otot, gerakan mata, frekuensi dan irama jantung, aliran udara melalui hidung dan mulut, dan satuan oksigen.

Pemriksaan ini diindikasikan pada setiap keluhan rasa mengantuk yang berlebihan pada siang hari dan insomnia dengan gerakan tungkai periotic saat tidur.